Walter Tull: Dari Seorang Pesepakbola Handal yang Banting Setir Menjadi Pahlawan Perang

- Selasa, 6 Desember 2022 | 10:04 WIB
Foto Walter Tull yang ditandatangani dan diberi tanggal di White Hart Lane di Tottenham Hotspur Strip miliknya pada 17 Januari 1911 [Arsip Walter Tull/Arsip Keluarga Finlayson/Gambar Getty]
Foto Walter Tull yang ditandatangani dan diberi tanggal di White Hart Lane di Tottenham Hotspur Strip miliknya pada 17 Januari 1911 [Arsip Walter Tull/Arsip Keluarga Finlayson/Gambar Getty]

LiputanKendalTerkini.com - Awal tahun ini, sekitar 43.000 orang berkumpul di Stadion Ibrox Rangers di Glasgow untuk pertandingan persahabatan pramusim.

Laga antara Tottenham Hotspur dan Rangers itu dilakukan untuk mengenang seorang pesepakbola yang telah meninggal lebih dari 100 tahun sebelumnya.

Kehidupan Walter Tull sangat luar biasa, menurut Phil Vasili, sang penulis biografinya.

Baca Juga: Kisah Sang World Cup Wallace si Drummer Tidak Resmi Tim Sepakbola Brasil, Akan Menabuh Gendang Sampai Ia Mati

"Kebulatan tekad untuk menghadapi orang-orang dan hambatan-hambatan yang berusaha melemahkan dirinya dan dunia tempat dia tinggal tak menjadi penghalangnya untuk maju," kata Vasili.

 

Tull lahir di kota pesisir Folkestone, Inggris, pada April 1888.

Ayahnya, Daniel Tull, adalah seorang tukang kayu kulit hitam dari Barbados yang orang tuanya telah diperbudak. 

Ibunya, Alice Elizabeth Palmer, adalah seorang wanita kulit putih lokal.

Pada saat Tull berusia sembilan tahun, kedua orang tuanya meninggal. 

Halaman:

Editor: Febriyanto Cahyo Prakoso

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Gereja Tertua di Dunia, Salah Satunya Ada di Palestina

Selasa, 20 Desember 2022 | 15:26 WIB
X